Becak Batman

Admin tigabinanga.net lagi selfi di becak batman... hehehe Baca »

Uis Gara Goes To Netherlands

Sedikit cerita tentang kebanggaan warga karo yang tinggal di Kota Heerlen Belanda... Baca »

Kedai Kopi Surya Indah

Kedai kopi berbobot dan keren, ngopi yuukkk... Baca »

Tigabinanga Tempo Doeloe

Mari kita lihat sejenak Tigabinanga tempo doeloe... Baca »

Suka Menulis dan Foto?

Mari Bergabung untuk berbagi informasi... Baca »

 

Limbah Jagung Juga Diekspor?

Kecamatan Tiga binanga sanggup memproduksi Jagung 139.101 ton per tahun (sumber data : BPS Kab. Karo Tahun 2012). Jika dilihat angka tersebut Tiga binanga tidak bisa dianggap remeh karena Tiga binanga masuk jajaran bergengsi di Kabupaten Karo untuk produksi Jagung, sedangkan Kabupaten Karo salah satu penyumbang besar produksi Jagung di Sumatera Utara sedangkan Sumatera Utara masuk 10 besar penghasil Jagung di Indonesia. Dengan jumlah produksi yang begitu banyak kemanakah limbah nya?

Limbah Jagung terdiri dari : Tebon Jagung, Jerami Jagung, Kulit Jagung dan Tongkol Jagung. Dan biasa yang kita tahu limbah jagung itu hanya untuk pakan ternak. Selain untuk pakan ternak Tongkol Jagung bisa prospek untuk diekspor. Sedangkan di Tiga binanga kita perhatikan banyak tumpukan tongkol jagung di beberapa gudang penggilingan jagung limbah tongkolnya di bakar begitu saja. Bila kita olah secara baik limbah Tongkol Jagung maka bisa jadi lahan yang sangat berpotensi.

Beberapa kota-kota di Indonesia dan bahkan negara-negara maju penghasil jamur (misal Jepang) sangat membutuhkan Tongkol Jagung sebagai pelengkat media untuk memproduksi Jamur. Dan memproduksi/mengolah Tongkol Jagung cukup mudah yaitu menghancurkan Tongkol Jagung menjadi serbuk halus baik dengan cara manual atau menggunakan mesin penghancur khusus.

penghancur-janggel-jagung

Mesin Penghancur Tongkol Jagung digunakan untuk menghancurkan tongkol jagung menjadi tepung tongkol. Spesifikasi Mesin : Body Platezzer, Rangka Besi, Dimensi 1400 x 700 x 1300 mm, Penggerak Diesel 8 PK RRT Kapasitas : 400 – 500 kg /jam (foto ini diambil dari salah satu website online penjualan mesin)

 Jika dilihat dari cara pengolahan nya yang mudah  dan bahan bakunnya yang banyak tersedia di Kecamatan Tiga binanga mungkin segi pemasaran yang menjadi kendala. Inilah kadang peran putra/i yang berasal dari Tiga binanga atau pun pemerintah mencari jalur/akses ke pihak yang mengerti cara mengeksport limbah Tongkol Jagung dari Tiga binanga.

Ini salah satu sebagai bahan pembelajaran atau perbandingan dengan daerah lain :

Staf ahli Bupati Purbalingga Bidang Ekonomi dan Keuangan, Ir. Gunarto mengatakan, warga Purbalingga belum pernah memanfaatkan sendiri limbah pertanian tersebut sebab belum paham teknologinya. “Namun di Jepang bonggol jagung mempunyai nilai ekonomi tinggi,” kata Gunerto. Permintaan concubu oleh buyer di Jepang dalam satu tahunnya mencapai 3.600 ton atau senilai Rp 6,3 miliar. Namun, ekspor ke Jepang hanya mampu terpenuhi 1 kontainer saja. Pasar Jepang selama ini dikuasai dari Thailand. Indonesia hanya kebagian sebagian kecil saja. “Permintaan pasar Jepang dalam satu bulannya sekitar 10 kontainer, namun baru dapat dicukupi 1 kontainer saja. Selain itu, waktu diperjalanan yang cenderung lama hingga 3 bulan, juga masih perlu dipersingkat lagi agar pengiriman ke depan cepat dan dapat memenuhi kebutuhan,” kata Gunarto. Gunarto menyebutkan, produk bonggol jagung yang dibutuhkan buyer Jepang berukuran 3 sampai dengan 8 mm dengan kadar air dibawah 10 persen. “Untuk mencapai kadar air yang sangat rendah ini diperlukan pengeringan menggunakan oven,” kata Gunarto. Gunarto menambahkan, ekspor perdana concubu merupakan realisasi kerja sama antara Pemkab Purbalingga, PT NYP Wood Work, dan Isntitur Pertanian Bogor (IPB). Peran pemkab sebagai fasilitator pengembangan usaha dalam hal teknis dan permodalan, peran PT NYP Wood Work sebagai fasilitator pencari peluang pasar di Jepang, dan peran IPB sebagai pendamping teknis keilmuan olahan hasil pertanian. (pikiran-rakyat.com)

Harusnya Staf Ahli Bupati Tanah Karo cermat dalam hal ini untuk mengobservasi segala bentuk yang bisa digali hal-hal yang berpotensi di tanah karo. Semoga Posting ini bisa jadi bahan pemikiran kita terhadap segala sesuatu dilingkungan sekitar kita.

# Saran/kritik, pendapat tentang posting diatas silahkan isi kolom komentar dibawah ini