Becak Batman

Admin tigabinanga.net lagi selfi di becak batman... hehehe Baca »

Uis Gara Goes To Netherlands

Sedikit cerita tentang kebanggaan warga karo yang tinggal di Kota Heerlen Belanda... Baca »

Kedai Kopi Surya Indah

Kedai kopi berbobot dan keren, ngopi yuukkk... Baca »

Tigabinanga Tempo Doeloe

Mari kita lihat sejenak Tigabinanga tempo doeloe... Baca »

Suka Menulis dan Foto?

Mari Bergabung untuk berbagi informasi... Baca »

 

Rimo Keling : Himbauan Kemkominfo Agar Registrasi Kartu Perdana Pra Bayar Sesuai Dengan Identitas

Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemkominfo) dan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia pemilik kartu perdana pra bayar agar melakukan registrasi ulang dan sesuai dengan kartu identitas. Ini berlaku bagi pelanggan lama maupun pelanggan baru. Kenapa kebijakan ini diberlakukan?


Ini merupakan langkah konkrit pemerintah dan operator telekomunikasi untuk melaksanakan ketentuan tentang registrasi pelanggan jasa telekomunikasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kominfo No:23/M.KOMINFO/10/2005 tentang Registrasi Terhadap Pelanggan Jasa Telekomunikasi dan sesuai surat dariBadan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nomor 326/BRTI/IX/2015 tanggal 21 September 2015 perihal Pelaksanaan Registrasi Pelanggan Pra Bayar.

Sesuai dengan dua peraturan di atas, registrasi pelanggan pra bayar dilakukan oleh penjual kartu perdana dengan menggunakan perangkat handset penjual kartu perdana atau handset calon pelanggan. Caranya dengan memasukan identitas (ID) penjual dan data calon pelanggan yang terdapat pada Kartu Tanda Penduduk/Surat Izin Mengemudi/Paspor/Kartu Pelajar yaitu nomor; nama; tempat/tanggal lahir dan alamat. Ketentuan ini akan mulai diberlakukan pada 15 Desember 2015. Pendaftaran untuk aktivasi kartu prabayar ini sangat penting. Selain sebagai referensi database pelanggan secara nasional yang akurat dan terpercaya, langkah ini juga untuk meminimalisir aksi kejahatan dengan menyalahgunakan sarana telekomunikasi.

Menyesuaikan dengan perubahan ini operator telekomunikasi akan melakukan amendemen Perjanjian Kerjasama antara Operator dengan seluruh penjual kartu perdana baik di tingkat distributor, outlet, retail outlet, maupun lapak serta akan ada tambahan klausul mengenai registrasi pelanggan pra bayar akan dilakukan oleh penjual yang telah memiliki ID, dengan terlebih dahulu melakukan verifikasi terhadap kartu identitas calon pelanggan. Setiap operator telekomunikasi harus melengkapi diri dengan Distribution Monitoring System sebagai tools untuk mengetahui dari outlet mana aktifasi pelanggan dilakukan.

Untuk menegakkan ketentuan ini operator telekomunikasi akan mengenakan sanksi berupa peringatan tertulis atau peninjauan kembali terhadap pendistribusian/penjualan kartu prabayar kepada para penjual jika diketahui terjadi ketidak sesuaian data. Saat ini, sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan kewajiban registrasi pelanggan pra bayar akan dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, BRTI bersama -sama dengan ATSI dan operator telekomunikasi, baik melalui media massa elektronik, cetak maupun media sosial. Diharapkan registrasi pelanggan telepon seluler dengan peraturan yang baru ini tidak akan menyulitkan pelanggan untuk mendapatkan layanan jasa telepon seluler.

Perubahan proses pendaftaran untuk aktivasi kartu prabayar ini, diharapkan mampu mendorong akurasi data pelanggan operator telekomunikasi sehingga pada gilirannya akan memudahkan dan dapat membantu pelaksanaan program-program pemerintah. Pembenahan ini juga akan bermanfaat bagi pelanggan prabayar itu sendiri terutama saat kartu prabayarnya mengalami kerusakan atau dalam kasus pencurian.

Masih ingat kan SMS “Mama minta pulsa?” ini salah satu tindakan mengurangi atau memberantas modus-modus penipuan seperti ini.

Dalam hal ini intinya masyarakat tidak dapat lagi melakukan regitrasi sendiri seperti sebelumnya, karena harus memiliki kode tambahan untuk melakukan registrasi ulang dan hanya pemilik ponsel/outlet yang berikan kode tambahan tersebut.

Khusus wilayah Kecamatan Tigabinanga dan Juhar : Mungkin beberapa pemilik pra bayar selama ini belum mendaftar ulang dan bingung kemana harus mendaftar ulang, pihak Rimo Keling Group yang terdiri dari Rimo Keling 1 Ponsel, Rimo Keling 2 Ponsel, Rimo Keling 3 Ponsel dan Rimo Keling 4 Ponsel bersedia membantu untuk registrasi kartu pra bayar seluruh masyrakat Kecamatan Tigabinanga dan Juhar.

Adapun alamat Rimo Keling Group di Tigabinanga adalah sebagai berikut :

  1. Rimo Keling 1 Ponsel : Jln. Juhar (Dekat Tugu Jagung) Pajak Buah Tigabinanga.
  2. Rimo Keling 2 Ponsel : Jln. Kapten Pala Bangun (Depan Toko Lau Baru) Pajak Buah Tigabinanga.
  3. Rimo Keling 3 Ponsel : Jln. Bangsi Sembiring (Samping Toko Obat Reh Kena) Tigabinanga.
  4. Rimo Keling 4 Ponsel : Jln. Besar (Seberang Rumah Makan Indonesia) Pekan Lama Tigabinanga.

Adapun syaratnya untuk mendaftar ulang kartu pra bayar sebagai berikut:

  1. Membawa kartu pra bayar yang akan di registrasi ulang
  2. Membawa kartu identitas (KTP/SIM/Pasport/Kartu Pelajar.

Pihak Rimo Keling Group siap membantu masyarkat Kecamatan Tigabinanga dan Juhar dalam pembenahan kartu pra bayar sesuai peraturan dari Kemkominfo dan BRTI agar lebih terdata dalam penggunaan komunikasi kartu pra bayar, agar ke depan nya tidak ada lagi modus-modus penipuan dan tindakan yang tidak terpuji.

Sumber : Kemkominfo, BRTI dan Rimo Keling Group